LINEST
Diperbarui
LINEST mencocokkan garis lurus y = m x + b ke data dengan kuadrat terkecil, lalu mengembalikan m, b, dan (opsional) statistik kecocokannya sebagai array. Contoh: biaya iklan 5 sampai 18 juta dan penjualan 62 sampai 140 juta menghasilkan kemiringan 6,1617 dan intersep 31,6677. Kolom pertama hasil adalah kemiringan, bukan intersep.
Formula dasar
=LINEST(known_y's, [known_x's], [const], [stats])
| Argumen | Arti | Wajib? |
|---|---|---|
known_y's | Data terikat (diprediksi) | Ya |
known_x's | Data bebas. Kosong berarti 1, 2, 3, … | Tidak |
const | TRUE (default) hitung intersep, FALSE paksa intersep 0 | Tidak |
stats | TRUE menambah statistik regresi, FALSE (default) hanya koefisien | Tidak |
Contoh: biaya iklan dan penjualan
Biaya iklan (juta rupiah) di A2:A7: 5, 8, 10, 12, 15, 18. Penjualan (juta) di B2:B7: 62, 80, 95, 104, 128, 140.
=LINEST(B2:B7, A2:A7, TRUE, TRUE)
Hasilnya matriks 5 baris x 2 kolom:
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 |
|---|---|---|
| Koefisien | 6,1617 (m, kemiringan) | 31,6677 (b, intersep) |
| Galat baku | 0,2534 | 3,0720 |
| R kuadrat, galat baku y | 0,9933 | 2,6735 |
| F, derajat bebas | 591,39 | 4 |
| SS regresi, SS residu | 4226,91 | 28,59 |
| Rumus | Hasil | Keterangan |
|---|---|---|
=INDEX(LINEST(B2:B7,A2:A7),1,1) | 6,1617 | Tiap tambahan iklan Rp1 juta menaikkan penjualan sekitar Rp6,16 juta |
=INDEX(LINEST(B2:B7,A2:A7),1,2) | 31,6677 | Penjualan dasar tanpa iklan |
=INDEX(LINEST(B2:B7,A2:A7,TRUE,TRUE),3,1) | 0,9933 | R kuadrat |
=31.6677+6.1617*20 | 154,90 | Prediksi penjualan untuk iklan Rp20 juta |
Cek: SS regresi + SS residu = 4226,91 + 28,59 = 4255,50 = jumlah kuadrat total penjualan terhadap rata-ratanya (101,5). Dengan satu variabel x, semua sepuluh sel terisi. Bila x lebih dari satu kolom, sel sisa di baris 3 sampai 5 berisi #N/A.
Kesalahan umum
| Gejala | Penyebab | Perbaikan |
|---|---|---|
| Hanya satu angka tampil | Excel lama tanpa Ctrl+Shift+Enter | Seleksi blok 5x2, masukkan sebagai array, atau pakai INDEX |
| Intersep dan kemiringan tertukar | Mengira intersep dulu | Kolom 1 = kemiringan, kolom 2 = intersep |
#N/A di sel sisa baris 3 sampai 5 | Normal bila x lebih dari satu kolom | Abaikan atau bungkus IFERROR |
#REF! | Rentang y dan x beda ukuran | Samakan jumlah baris |
| Garis salah di kasus tertentu | const FALSE tanpa sengaja | Biarkan TRUE bila garis tidak harus melewati nol |
Excel vs Google Sheets, dan alternatifnya
- Sintaks sama; di Sheets argumen ketiga dan keempat bernama
calculate_bdanverbosedengan arti yang sama. Sheets dan Excel 365 menumpahkan hasil otomatis, Excel 2019 ke bawah butuh Ctrl+Shift+Enter. - Hanya satu angka: SLOPE, INTERCEPT, RSQ lebih sederhana.
- Prediksi langsung: FORECAST.LINEAR atau TREND.
- Data tumbuh eksponensial: LOGEST dan GROWTH.
Sumber: LINEST di Google Docs Editors Help dan daftar fungsi statistik Microsoft.
Tips
- Gunakan INDEX untuk menaruh tiap koefisien di sel sendiri, lalu rujuk sel itu di rumus prediksi.
- Lihat R kuadrat dan galat baku sebelum percaya pada prediksi. Enam titik data hanya cukup untuk contoh.
- Beri label baris dan kolom di sebelah hasil supaya orang lain tidak keliru membacanya.
Lihat juga
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa urutan hasil LINEST kemiringan dulu, baru intersep?
LINEST mengembalikan koefisien dalam urutan terbalik dari kolom x. Untuk satu variabel, kolom pertama adalah kemiringan (m), kolom kedua intersep (b).
Apa artinya argumen stats (verbose) TRUE?
LINEST menambah empat baris statistik di bawah koefisien: galat baku, R kuadrat dan galat baku y, statistik F dan derajat bebas, serta jumlah kuadrat regresi dan residu.
Bagaimana mengambil satu angka dari hasil LINEST?
Bungkus dengan INDEX: =INDEX(LINEST(y,x),1,1) untuk kemiringan dan =INDEX(LINEST(y,x),1,2) untuk intersep. Cara ini bekerja tanpa array formula.
Apa argumen ketiga LINEST?
const: TRUE (default) menghitung intersep normal, FALSE memaksa garis melewati titik nol sehingga intersep = 0.