Setoran tabungan per bulan dihitung dengan membagi target dengan jumlah bulan, misalnya =B2/C2. Progres didapat dari terkumpul dibagi target. Tanggal target tercapai dihitung dengan EDATE, dan IF menandai bulan ketika setoran kurang dari rencana. Semua langkahnya pembagian dan penjumlahan, jadi bisa dicek dengan kalkulator.
Artikel ini bukan saran keuangan. Angka di contoh hanya perumpamaan, termasuk biaya umrah dan harga laptop. Ganti dengan angka yang Anda dapat dari sumber resmi.
Hitung setoran per bulan untuk beberapa tujuan
Buat satu tabel untuk semua tujuan. Kolom A berisi tujuan, B target, C jumlah bulan, D setoran per bulan.
| Kolom 1 | A (Tujuan) | B (Target) | C (Bulan) | D (Setoran per bulan) |
|---|---|---|---|---|
| 2 | Dana darurat | 18.000.000 | 12 | 1.500.000 |
| 3 | Biaya sekolah | 9.000.000 | 8 | 1.125.000 |
| 4 | Umrah | 35.000.000 | 20 | 1.750.000 |
| 5 | Laptop | 9.500.000 | 7 | 1.358.000 |
Rumus di D2, lalu salin ke bawah sampai D5:
=ROUNDUP(B2/C2,-3)
ROUNDUP dengan angka -3 membulatkan ke atas ke ribuan terdekat. Tiga tujuan pertama habis dibagi, jadi hasilnya tidak berubah. Laptop berbeda: 9.500.000 ÷ 7 = 1.357.142,86. Dibulatkan ke atas menjadi 1.358.000, dan tujuh kali setoran itu 9.506.000, lebih Rp6.000 dari target. Jika dibulatkan biasa dengan ROUND, =ROUND(B5/C5,0) menghasilkan 1.357.143 dan tujuh kali setoran 9.500.001. Pilih pembulatan ke atas bila Anda tidak ingin kurang dari target.
Setoran per bulan untuk empat tujuan
Target dibagi jumlah bulan, dibulatkan ke atas ke ribuan terdekat.
| A | B | C | D | E | F | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tujuan | Target | Bulan | Setoran per bulan | Total setoran | Selisih dari target |
| 2 | Dana darurat | Rp 18.000.000 | 12 | Rp 1.500.000 | Rp 18.000.000 | Rp 0 |
| 3 | Biaya sekolah | Rp 9.000.000 | 8 | Rp 1.125.000 | Rp 9.000.000 | Rp 0 |
| 4 | Umrah | Rp 35.000.000 | 20 | Rp 1.750.000 | Rp 35.000.000 | Rp 0 |
| 5 | Laptop | Rp 9.500.000 | 7 | Rp 1.358.000 | Rp 9.506.000 | Rp 6.000 |
Sel biru bisa diubah: target (kolom B) dan jumlah bulan (kolom C). Coba ganti bulan laptop dari 7 menjadi 5.
Panah, Enter, dan Tab memindah sel. Esc mengembalikan sel ke isi awal.
Pelajaran
=ROUNDUP(B5/C5,-3)
9.500.000 dibagi 7 menghasilkan 1.357.142,86. Pembulatan ke atas memberi 1.358.000, sehingga total setoran lebih Rp6.000 dari target.
Ketik angka tanpa “Rp” dan titik, lalu format sel lewat Ctrl+1. Teks “Rp1.500.000” dibaca sebagai teks, bukan angka, dan rumus di atasnya akan error (arti tiap error).
Balik hitungannya: berapa bulan jika setoran sudah ditetapkan
Kadang setoran sudah dibatasi oleh penghasilan, dan yang dicari adalah lamanya.
| Tujuan | Target | Setoran per bulan | Rumus (bulan) | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| Laptop | 9.500.000 | 1.000.000 | =ROUNDUP(B2/C2,0) | 10 |
| Dana darurat | 18.000.000 | 1.250.000 | =ROUNDUP(B3/C3,0) | 15 |
| Umrah | 35.000.000 | 2.000.000 | =ROUNDUP(B4/C4,0) | 18 |
Dana darurat: 18.000.000 ÷ 1.250.000 = 14,4, dibulatkan ke atas menjadi 15 bulan. Umrah: 35.000.000 ÷ 2.000.000 = 17,5, menjadi 18 bulan.
Lembar pelacak untuk satu tujuan
Contoh berikut memakai dana darurat Rp18.000.000 dalam 12 bulan. Buat sheet baru bernama “Dana darurat”.
Bagian input (kolom A dan B):
| Kolom 1 | A | B |
|---|---|---|
| 1 | Target | 18.000.000 |
| 2 | Tanggal mulai | 01/11/2026 |
| 3 | Jumlah bulan | 12 |
| 4 | Setoran rencana | =ROUNDUP(B1/B3,-3) → 1.500.000 |
Tabel setoran (baris 6 sampai 11):
| Kolom 1 | A (Bulan) | B (Rencana) | C (Setoran) | D (Selisih) | E (Status) |
|---|---|---|---|---|---|
| 7 | 01/11/2026 | 1.500.000 | 1.500.000 | 0 | Sesuai |
| 8 | 01/12/2026 | 1.500.000 | 1.500.000 | 0 | Sesuai |
| 9 | 01/01/2027 | 1.500.000 | 1.000.000 | −500.000 | Kurang |
| 10 | 01/02/2027 | 1.500.000 | 1.500.000 | 0 | Sesuai |
| 11 | 01/03/2027 | 1.500.000 | 1.200.000 | −300.000 | Kurang |
Baris 6 berisi judul kolom. Kolom C diisi manual setiap kali Anda menyetor. Kolom lain memakai rumus:
| Sel | Rumus | Hasil |
|---|---|---|
| A7 | =B2 | 01/11/2026 |
| A8 | =EDATE(A7,1) | 01/12/2026 |
| B7 | =$B$4 | 1.500.000 |
| D7 | =C7-B7 | 0 |
| E7 | =IF(C7<B7,"Kurang","Sesuai") | Sesuai |
Salin A8, B7, D7, dan E7 ke bawah. EDATE menggeser tanggal sejumlah bulan, jadi kolom bulan terisi sendiri dan tidak melompat di bulan yang jumlah harinya berbeda. Tanda $ pada $B$4 mengunci sel rencana saat rumus disalin. Format kolom A sebagai tanggal, karena EDATE menghasilkan angka seri.
Progres, sisa, dan tanggal target
Taruh ringkasan di bawah tabel. Tanggal cek dalam contoh ini 01/04/2027. Pada file sungguhan, gantilah dengan =TODAY() (TODAY) agar angka bergerak sendiri.
| Kolom 1 | A | B (Rumus) | Hasil |
|---|---|---|---|
| 13 | Terkumpul | =SUM(C7:C11) | 6.700.000 |
| 14 | Sisa | =B1-B13 | 11.300.000 |
| 15 | Progres | =B13/B1 | 37,2% |
| 16 | Seharusnya terkumpul | =B4*DATEDIF(B2,B17,"m") | 7.500.000 |
| 17 | Tanggal cek | 01/04/2027 | 01/04/2027 |
| 18 | Setoran terakhir sesuai rencana | =EDATE(B2,B3-1) | 01/10/2027 |
| 19 | Perkiraan selesai | =EDATE(B2,COUNT(C7:C11)+ROUNDUP(B14/AVERAGE(C7:C11),0)-1) | 01/12/2027 |
| 20 | Label | =TEXT(B15,"0%")&" tercapai" | 37% tercapai |
| 21 | Peringatan | =IF(B13<B16,"Tertinggal dari rencana","Sesuai rencana") | Tertinggal dari rencana |
Cara membaca baris-baris yang tidak sederhana:
- B16. DATEDIF dengan unit
"m"menghitung bulan penuh dari 01/11/2026 sampai 01/04/2027, yaitu 5. Lima kali 1.500.000 = 7.500.000. Selisihnya dengan terkumpul (6.700.000) adalah 800.000, sama dengan jumlah selisih di kolom D. - B18. Dua belas setoran dimulai 01/11/2026, jadi setoran ke-12 jatuh pada 01/10/2027. Itu sebabnya rumusnya memakai
B3-1, bukanB3. - B19. Rata-rata setoran lima bulan berjalan 1.340.000. Sisa 11.300.000 ÷ 1.340.000 = 8,43, dibulatkan ke atas menjadi 9 setoran lagi. Lima setoran sudah masuk, jadi total 14 setoran, dan setoran ke-14 jatuh pada 01/12/2027. Ini perkiraan dengan asumsi laju setoran tetap. Hasilnya dua bulan lebih lambat dari rencana.
- B20.
TEXT(B15,"0%")membulatkan 37,2% menjadi “37%”. Kode format di TEXT mengikuti bahasa file, jadi"0%"aman, tetapi kode dengan pemisah ribuan bisa berbeda. TEXT dijelaskan terpisah.
Format B15 sebagai persentase dengan satu desimal agar tampil 37,2%.
Pelacak dana darurat: progres dan perkiraan selesai
Lima bulan setoran dibandingkan dengan rencana Rp1.500.000, lengkap dengan progres dan perkiraan bulan selesai.
| A | B | C | D | E | F | G | H | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bulan | Rencana | Setoran | Selisih | Status | Ringkasan | Nilai | |
| 2 | 1 Nov 2026 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 0 | Sesuai | Target | Rp 18.000.000 | |
| 3 | 1 Des 2026 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 0 | Sesuai | Terkumpul | Rp 6.700.000 | |
| 4 | 1 Jan 2027 | Rp 1.500.000 | Rp 1.000.000 | -Rp 500.000 | Kurang | Sisa | Rp 11.300.000 | |
| 5 | 1 Feb 2027 | Rp 1.500.000 | Rp 1.500.000 | Rp 0 | Sesuai | Progres | 37,22% | |
| 6 | 1 Mar 2027 | Rp 1.500.000 | Rp 1.200.000 | -Rp 300.000 | Kurang | Perkiraan selesai | 1 Des 2027 |
Sel biru bisa diubah: setoran tiap bulan (kolom C) dan target (H2). Ubah setoran Januari menjadi 1.500.000 dan lihat status serta perkiraan selesai berubah. Letak sel berbeda dari tabel di teks, angkanya sama.
Panah, Enter, dan Tab memindah sel. Esc mengembalikan sel ke isi awal.
Pelajaran
=EDATE(A2,COUNT(C2:C6)+ROUNDUP(H4/AVERAGE(C2:C6),0)-1)
Sisa dibagi rata-rata setoran, dibulatkan ke atas, lalu ditambahkan ke jumlah setoran yang sudah masuk.
Beda Excel dan Google Sheets
| Hal | Excel | Google Sheets |
|---|---|---|
| Rumus yang dipakai | SUM, ROUNDUP, EDATE, DATEDIF, IF, TEXT | Sama |
| Pemisah argumen | Koma atau titik koma, sesuai pengaturan regional Windows | Sesuai pengaturan bahasa dan wilayah file (File > Setelan) |
| EDATE | Hasil berupa angka seri, perlu format tanggal | Sama, biasanya langsung dikenali sebagai tanggal |
| DATEDIF | Tidak selalu muncul sebagai saran saat mengetik, tetapi berfungsi jika ditulis lengkap | Tersedia dengan unit "m" |
| Format persen | Ctrl+Shift+5 | Format > Angka > Persen |
Contoh di artikel ini memakai koma sebagai pemisah argumen. Jika Excel atau Sheets Anda memakai koma desimal, ganti koma antar-argumen dengan titik koma: =ROUNDUP(B1/B3;-3).
Memberi warna pada status
Pilih E7:E11, buka Conditional Formatting, pilih aturan berbasis rumus, lalu isi =$E7="Kurang" dengan warna merah. Langkah di Excel mirip dengan menandai data duplikat, hanya rumusnya yang berbeda. Di Google Sheets, pilih “Custom formula is” pada aturan format bersyarat, seperti dijelaskan di Bantuan Editor Google Dokumen.
Kesalahan yang sering terjadi
- Jumlah bulan salah hitung. Setoran awal bulan sampai bulan ke-12 berarti 12 setoran, tetapi setoran terakhir jatuh 11 bulan setelah mulai. Pakai
B3-1pada EDATE untuk tanggal setoran terakhir. - Rencana tidak dikunci. Tanpa
$B$4, salinan ke bawah menunjuk sel kosong dan semua rencana menjadi 0. - Target dan setoran tersimpan sebagai teks. Sel rata kiri biasanya tanda angkanya dibaca sebagai teks.
- Pembagian oleh nol. Jika jumlah bulan kosong,
=B2/C2menghasilkan#DIV/0!. Bungkus dengan=IF(C2=0,"",B2/C2). - Rata-rata ikut menghitung sel kosong.
AVERAGEmengabaikan sel kosong, tetapi menghitung angka 0. Jika bulan tanpa setoran diisi 0, perkiraan selesai ikut melambat. Itu memang tujuannya, jadi pastikan Anda sengaja mengisinya. - Target berubah di tengah jalan. Ganti B1, dan rumus lain mengikuti. Simpan riwayat target lama di sheet lain jika perlu dibandingkan.
Fungsi yang dipakai: SUM, AVERAGE, IF, ROUND, ROUNDUP, EDATE, DATEDIF, TEXT. Pola yang sama dipakai di rencana anggaran perjalanan, dan operator < di IF dijelaskan di operator perbandingan. Template target tabungan sedang direncanakan.